Abstrak
Maulidiyah, Zakiyatul, 2023. Implementasi Living Values Education Dalam Penguatan Nilai Islam Moderat Di Sekolah (Studi Kasus Di Sekolah Menengah Pertama Islamic Qon Gkb Manyar Gresik). Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik. Pembimbing: Dr. Saeful Anam, M.Pd.I. Kata Kunci: living values education, Islam moderat Pendidikan merupakan satu dari beberapa faktor yang sangat mempengaruhi kualitas kehidupan manusia. Untuk mewujudkan hal tersebut sekolah dituntut untuk membentuk dan menghasilkan lulusan sekolah yang tidak hanya mampu menjadi insan yang cerdas, namun juga berkarakter dan berkepribadian yang unggul dengan harapan agar generasi bangsa kelak dapat tumbuh dan berkembang dengan karakter yang berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa dan agama. Living values education hadir menjadi solusi yang memudahkan tercapainya tujuan tersebut. sehingga peserta didik menjadi sadar akan nilai-nilai ke-Islaman. Yang kemudian nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di SMP Islamic Qon GKB Manyar Gresik. Subjek penelitian adalah pimpinan, guru PAI dan siswa di SMP Islamic Qon. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data adalah Menyiapkan data, Membaca seluruh data, Menganalisis, Menerapkan proses pengkodean, Menjelaskan deskripsi, dan Melakukan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Implementasi Living Values Education dalam penguatan nilai islam moderat ditemukan telah terprogram dalam beberapa kegiatan antara lain: pembiasaan rutin, spontan, keteladanan. 2) Faktor pendukung dalam hal ini adalah kualitas guru yang baik, adanya pembiasaaan yang dilakukan setiap hari, sarana dan prasarana yang memadai, serta orang tua yang turut memaksimalkan peran dalam memonitoring. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: guru yang tidak bisa menjadi uswah, orang tua yang tidak memaksimalkan perannya dalam memonitoring kegiatan anaknya selama di rumah, adanya perbedaan input dalam diri peserta didik baik dari segi asal kalangan dan kemampuannya.