Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Menampilkan hasil untuk “Skripsi”.

5 hasil
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

TRANSFORMASI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Manyar Sekaran Lamongan)

2023•Koleksi Perpustakaan

Luthfi, Moh. 2023, Transformasi Sistem Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Manyar Sekaran Lamongan), “Tesis”, Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik, Dr. Muhammad Farih,Lc., M.Pd.I. Kata Kunci: Transformasi, Sistem Pendidikan Islam, Pondok Pesantren Pendidikan memegang peranan yang sangat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. pelaksanaan pendiikan harus mampu beradaptasi dengan keadaan sekitar. oleh karena itu tranformasi pendidikan adalah sebuah keniscayaan. pondok pesantren Ihyaul Ulum Manyar Sekaran Lamongan adalah salah satu lembaga pendidikan yang telah bertransformasi dari waktu segingga bisa selaras dengan perkembangan zaman. apa yang melatar belakangi, bagaimana poses trsformasi, setr hasi dari transformasi yang telah dilakukan oleh pondok pesantren Ihyaul Ulum adalah hal yang menarik untuk dikaji lebih dalam. Penelitian ini menggunakan teknik setudi kasus dan bersifat kualitatif. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan analisis kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara keseluruhan dengan cara mendeskripsikan dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah. metode observasi, dokumentasi dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Transformasi pendidikan yang terjadi di pesantren Ihyaul Ulum Manyar Lamongan dilatar belakangi oleh: pertam, kualitas pemahaman santri terhadap agama melalaui kitab klasik dirasa masih kurang maksimal dan memiliki potensi untuk dikembangkan. Kedua, tuntutan dari masyarakat terhadap pesantren yang tidak hanya berfokus kepada ilmu agama, namun juga faham ilmu pengetahun umum terlebih adanya pengakuan dari ijazah formal. Transformasi Kurikulum dilakukan memalui beberapa tahapan sebagai berikut: 1)Perencanaan Kurikulum Pesantren Ihyaul Ulum Manyar 2)Pengorganisasian Kurikulum Mandiri 3)Implementasi Kurikulum Mandiri. pondok pesantren ihyaul ulum bertrasformasi menjadi lembaga pendidikan menggunakan sistem kurikulum integral atau gabungan yaitu sistem kitabnya klasik model pembelajaran nya moderen. Dampak positif dengan adanya trasformasi pendidikan adalah sebagai berikut: 1) Dasar Keagamaannya lebih kuat 2)Yang diajarkan di pesantren itu lebih mengena kepada murid 3) Lebih bebas menentukan kebutuhan murid 4) Ciri khas kepesantrenannya lebih nampak 5) Menggunakan kitab kitab klasik sesuai kebutuhan murid. Sedangkan dampak negatifnya yaitu: 1) Kurang siapnya peserta didik terhadap perubahan kurikulum 2) Kurangnya tenaga pengajar yang berkompeten dalam menerapkan kurikulum baru 3) kesulitan dalam penertiban administrasi siswa. 4)kterbatasan Sarana Prasarana. 5)Terjadinya gesekan antara guru sertifikasi dan guru yang belum sertifikasi. 6) Kurangnya lahan yg seharusnya digunakan untuk perluasan pesantren atau lembaga formal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MODERAT DAN IMPLIKASINYA DALAM PERSPEKTIF KH. BISRI MUSTHOFA

2023•Koleksi Perpustakaan

Zhamroni, Muhammad Fery. 2023. Pendidikan Islam Moderat dan Implikasinya Dalam Perspektif KH. Bisri Musthofa. Tesis, Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik, Dosen Pembimbing: Dr. Muhammad Shohib, MA. Kata kunci: Pendidikan Islam Moderat, Implikasi, KH. Bisri Musthofa Kajian tentang gagasan pendidikan Islam moderat yang dilandasi oleh pemikiran KH. Bisri Musthofa, seperti yang dirasa sangat perlu dilakukan. Mungkin bisa menjawab persoalan pemahaman teologis yang kerap menyulut radikalisasi, intoleran, dan aksi terorisme di Indonesia. Dalam kajian ini, peneliti akan mengkaji pemikiran KH. Bisri Musthofa terkait pendidikan Islam moderat, untuk kemudian diimplikasikan bagi pengembangan pendidikan Islam di masyarakat Indonesia. Penelitian ini memiliki dua rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana konsep pendidikan Islam moderat perspektif KH. Bisri Musthofa, dan (2) Bagaimana implikasi pendidikan Islam moderat menurut pemikiran KH. Bisri Musthofa bagi pengembangan pendidikan Islam di masyarakat Indonesia. Lalu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Medeskripsikan konsep pendidikan Islam moderat perspektif KH. Bisri Musthofa, dan (2) Mendeskripsikan implikasi pendidikan Islam moderat menurut pemikiran KH. Bisri Musthofa bagi pengembangan pendidikan Islam di masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis telaah kepustakaan (library research). pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya dilakukan dengan analisis isi (content analysis) dan analisis historis. ada enam tahapan dalam metode analisis isi yaitu: unitizing, sampling, recording, reducing, abductively infering, narating. kemudian dilanjutkan dengan validitas tes terkait keabsahan data yang di kaji. Selain itu penulis juga melihat dalam mengalobarasi konsep pendidikan Islam moderat KH. Bisri Musthofa. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep pendidikan Islam moderat menurut KH. Bisri Musthofa adalah: Pertama, konsep integrasi. Kedua, keseimbangan. Ketiga, kebebasan dan kesetaraan. Keempat, kemaslahatan dan keutamaan. Adapun implementasi dari konsep pendidikan Islam moderat yang digagas oleh KH. Bisri Musthofa meliputi beberapa nilai. Diantaranya yaitu; Pertama, Integrasi: kemandirian, tanggung jawab, dan qana’ah. Kedua, Keseimbangan: cinta tanah air, cinta damai, dan menghormati orang lain. Ketiga, Kebebasan dan kesetaraan: jujur, adil, dan optimis. Keempat, Kemaslahatan dan keutamaan: beradab, disiplin, sabar, tawadhu’, dan kesadaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

LIVING VALUES EDUCATION DALAM PENGUATAN NILAI ISLAM MODERAT DI SEKOLAH (Studi Kasus di Sekolah Menengah Pertama Islamic Qon GKB Manyar Gresik )

2023•Koleksi Perpustakaan

Maulidiyah, Zakiyatul, 2023. Implementasi Living Values Education Dalam Penguatan Nilai Islam Moderat Di Sekolah (Studi Kasus Di Sekolah Menengah Pertama Islamic Qon Gkb Manyar Gresik). Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik. Pembimbing: Dr. Saeful Anam, M.Pd.I. Kata Kunci: living values education, Islam moderat Pendidikan merupakan satu dari beberapa faktor yang sangat mempengaruhi kualitas kehidupan manusia. Untuk mewujudkan hal tersebut sekolah dituntut untuk membentuk dan menghasilkan lulusan sekolah yang tidak hanya mampu menjadi insan yang cerdas, namun juga berkarakter dan berkepribadian yang unggul dengan harapan agar generasi bangsa kelak dapat tumbuh dan berkembang dengan karakter yang berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa dan agama. Living values education hadir menjadi solusi yang memudahkan tercapainya tujuan tersebut. sehingga peserta didik menjadi sadar akan nilai-nilai ke-Islaman. Yang kemudian nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di SMP Islamic Qon GKB Manyar Gresik. Subjek penelitian adalah pimpinan, guru PAI dan siswa di SMP Islamic Qon. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data adalah Menyiapkan data, Membaca seluruh data, Menganalisis, Menerapkan proses pengkodean, Menjelaskan deskripsi, dan Melakukan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Implementasi Living Values Education dalam penguatan nilai islam moderat ditemukan telah terprogram dalam beberapa kegiatan antara lain: pembiasaan rutin, spontan, keteladanan. 2) Faktor pendukung dalam hal ini adalah kualitas guru yang baik, adanya pembiasaaan yang dilakukan setiap hari, sarana dan prasarana yang memadai, serta orang tua yang turut memaksimalkan peran dalam memonitoring. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: guru yang tidak bisa menjadi uswah, orang tua yang tidak memaksimalkan perannya dalam memonitoring kegiatan anaknya selama di rumah, adanya perbedaan input dalam diri peserta didik baik dari segi asal kalangan dan kemampuannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENANAMAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER MODERASI BERAGAMA (Studi Kasus Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng)

2023•Koleksi Perpustakaan

Lestari, Puji. 2023. Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Untuk Membentuk Karakter Moderasi Beragama (Studi Kasus Sinau Bareng Cak Nun Dan Kiai Kanjeng Tahun 2022). Tesis, Progam Studi Megister Pendidikan Agama Islam, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik. Pembimbing: Dr.M. Muizzuddin, M.Pd.I. Kata Kunci: Moderasi Beragama, Multikultural, Sinau Bareng. Adanya perbedaan bermacam-macam aspek seperti suku, ras dan agama memberikan pengaruh yang cukup besar ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat, yang akan menimbulkan dampak negative terhadap kesatuan dan kebersamaan. Oleh karenanya harus ada perhatian khusus baik dari lingkungan pemerintahan, Lembaga pendidikan maupun masyarakat, salah satu strateginya adalah dengan mengajarkan nilai-nilai Pendidikan multicultural dalam majelis masyarakat maiyah sinau bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan: 1) Nilai-nilai Pendidikan multicultural dalam Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng. 2) pengaruh dari Pendidikan nilai-nilai multicultural untuk membentuk karakter moderasi beragama dalam Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis deskriptif. dengan mengambil subjek utama mejelis masyarakat maiyah (sinau bareng cak Nun dan Kiai Kanjeng) dan pendidikan multicultural sebagai objeknya. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan audiovisual. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif yaitu pengumpulan dan penyususnan data yang kemudian diolah, dijelaskan, dan dianalisis. Informan penelitian yaitu panitia sinau bareng, jamaah maiyah dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinau bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng merupakan sebuah forum yang egaliter. Siapapun bebas untuk hadir ke majelis ini. Sinau bareng adalah majelis yang sangat cocok untuk menerapkan Pendidikan nilai-nilai multicultural, karena banyak faktor yang mendukung terwujudnya Pendidikan multicultural diantaranya adalah berbagai latar belakang jamaah yang hadir, baik dalam faktor agama, budaya, usia dan gender, daerah asal, dan faktor-faktor lainnya. Adapun nilai-nilai Pendidikan multikutural sebagai bentuk moderasi beragama dalam sinau bareng adalah 1) Toleransi 2) kesetaraan 3) demokrasi 4) keadilan 5) kerukunan 6) saling mengenal 7) saling membantu 8) bermusyawarah. yang memberikan pengaruh positif dan berdampak besar dalam kehidupan sehari-hari dalam majelis maiyah khususnya dan di masyarakat secara keseluruhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI MODERASI SISWA DI SMA AL-HUDA BOARDING SCHOOL TUBAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Royatuz Zaman, Vela Shofa, 2023. Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Penanaman Nilai-nilai Moderasi pada Siswa di SMA Al-Huda Boarding School Tuban. Tesis, Program studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik. Pembimbing: Dr. Saeful Anam, M.Pd.I. Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Nilai Moderasi Indonesia dengan berbagai macam pluralisme. Akan tetapi, keanekaragaman Indonesia bisa menjadi ancaman integrasi bangsa, jika tidak dikelola dengan baik. Maka, menanamkan nilai Moderasi pada lembaga pendidikan adalah jawaban berbagai macam problemmatika dalam peradaban global. Dalam menanamkan nilai moderasi pada siswa Pembelajaran PAI mempunyai peran strategis, Salah satu komponen penting untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu ketepatan dalam menggunakan metode. Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana metode pembelajaran PAI dalam penanaman nilai moderasi pada siswa 2) Bagaimana implikasi metode pembelajaran PAI dalam penanaman nilai moderasi pada siswa 3) Apa faktor penghambat dan pendukung metode pembelajaran PAI dalam penanaman nilai moderasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di SMA Al-Huda Tuban. Subjek penelitian adalah pimpinan, guru PAI dan siswa di SMA Al-Huda. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data adalah Menyiapkan data, Membaca seluruh data, Menganalisis, Menerapkan proses pengkodean, Menjelaskan deskripsi, dan Melakukan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Metode yang digunakan dalam penanaman nilai moderasi pada pelajaran PAI di SMA Al-Huda Tuban seperti metode ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan metode lainnya sehingga dapat membantu mencapai tujuan pendidikan. 2) Implikasi metode pembelajaran PAI dalam penanaman nilai moderasi di SMA Al-Huda Tuban dapat diamati dari tercapainya indikator beragama seperti tasamuh, toleransi, cinta tanah air, anti kekerasan, musyawarah 3) Faktor penghambat metode pembelajaran PAI adalah kurangnya sarana dan prasarana, serta keterbatasan waktu. Sedangkan faktor pendukung adalah: lengkapnya fasilitas dan pembinaan tentang moderasi kepada guru PAI baik di dalam atau di luar sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail